Rabu, 10 September 2014

Posted by kehidupan satu orang untuk orang lain On 01.22
Zaman sekarang ini kemaksiatan semakin bertebaran di mana mana, itu disebabkan mereka  tidak ingat akan kematian, padahal kematian itu lebih dekat dari pada urat nadi, yang selalu mengintai kita tanpa kita sadari malaikat maut telah mendekat. Kau tau sakitnya sakaratul maut? rasanya itu seperti ditusuk oleh tujuh buah pedang. tapi orang orang tidak ada yang mengingat akan kematian itu, kalau semua orang ingat akan kematian saya yakin semua orang akan eling ( nyadar ) kagak edan maksudnya mah.
orang yang paling cerdas di dunia ini adalah orang  yang selalu mengingat kematian tapi yang namaya kematian itu bukan untuk di takuti akan tetapi di jadikan sebagagi alarm  peringatan ketika mengerjakan sesuatu  agar tidak tergelincir pada kemaksiatan.
kawan kawan jika kita ingat akan kematian saya yakin semua orang akan selalu berdzikir seperti dalam QS Annisa  :  103
 
فَإِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلاَةَ فَاذْكُرُواْ اللّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِكُمْ فَإِذَا اطْمَأْنَنتُمْ فَأَقِيمُواْ الصَّلاَةَ إِنَّ الصَّلاَةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ كِتَابًا مَّوْقُوتًا

Fa'idza qadloytumushshalata fadzkuruullaha qiyamawwaqu'uudawa'ala junuubikum fa'idza ithmanantum fa'aqiimuushshalata innashshalata kanat 'alalmu'miniina kitaban mawquutan
Artinya:
Maka apabila kamu telah menyelesaikan shalat(mu), ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring. Kemudian apabila kamu telah merasa aman, maka dirikanlah shalat itu (sebagaimana biasa). Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman. (Q.S. An-Nisa' ayat 103)
 
dan  insyaallah kita akan  masuk surga karena selalu mengingat allah,  selain itu pasti kita akan berbicara yang  baik dan menjaga hati

0 komentar:

Posting Komentar